Sejak WordPress 2.8, tampilan halaman admin semakin mudah diatur untuk disesuaikan dengan kenyamanan Anda. Coba Anda login dan masuk ke Dashboard. Default-nya tampilan window diatur dalam dua kolom seperti gambar di bawah ini.

Pernahkan Anda membuka menu Screen Options yang ada di sebelah kanan atas layar admin? Coba Anda klik [Screen Options] tersebut.
Di dalam menu Screen Options tersebut ada pilihan untuk mengubah tampilan Dashboard Anda menjadi 1, 2, 3, atau 4 kolom. Bila Anda mempunyai layar yang lebar, membuat tampilan ini menjadi 3 atau 4 kolom akan lebih memudahkan Anda untuk berinteraksi dengan Dashboard. Anda dapat bereksperimen dengannya.

Opsi untuk tampilan masing-masing menu berbeda. Misalnya tampilan untuk posting baru ([Post][Add New]), hanya ada opsi untuk pengubahan tampilan satu atau dua kolom saja. Silakan Anda coba untuk tampilan menu lainnya. Tetapi Anda perlu perhatikan, misalnya Anda telah memilih opsi 1 kolom. Kemudian Anda ingin kembali ke tampilan 2 kolom, maka tampilan otomatis menjadi dua kolom tetapi kolom yang di sebelah kanan akan kosong. Anda masih perlu memindahkan window-window ke sebelah kanan dengan menyeretnya (drap&drop).

Untuk memudahkan pemindahan window-window tersebut ke bagian sebelah kanan, minimasikan dulu semua window dengan mengklik header masing-masing window. Dengan kondisi window terminimasi maka akan memudahkan pemindahan.

Tip
Pengelolaan widget pada WordPress 2.8 lebih mudah dibandingkan pada versi sebelumnya – seperti yang telah dikemukakan pada posting sebelumnya. Namun fitur drag & drop pada pengelolaan widget tersebut tidak sekedar menyeret widget dari daftarnya di sebelah kiri ke sebelah kanan. Anda harus “menjatuhkan” widget di dalam kotak tepat di bawah widget yang telah terpasang. Kalau Anda menjatuhkannya di luar kotak itu, widget tak akan berada di kolom sidebar. Seperti pada gambar di bawah ini, widget harus Anda “jatuhkan” tepat di bawah widget Archives dan masuk di dalam kotak.
Selain itu, bila Anda baru saja mengganti theme, biasanya widget belum ada. Sehingga kotak yang dimaksudkan di atas belum muncul seperti pada gambar di bawah ini.

Bila Anda “menjatuhkan” widget tepat di bawah label “Right Navigation” (lihat gambar atas), widget tidak akan mau berada di situ. Untuk itu Anda harus memunculkan kotaknya, yaitu caranya dengan mengklik tanda panah yang ada di sebelah kanan nama siderbar (pada gambar di atas di sebelah kanan “Right Navigation”). Bila Anda telah mengkliknya, akan terlihat kotak seperti gambar di bawah ini. Di dalam kotak itulah Anda harus “menjatuhkan” widget.

Fitur drag & drop ini di satu sisi memang memudahkan. Tetapi bila layar komputer Anda sempit, seperti pada netbook, fasilitas drag & drop ini justru menyusahkan, terutama bila widget yang Anda inginkan berada di bawah. Untuk menyeretnya (drag) Anda harus sambil menggulung layar ke atas. Akan lebih sulit lagi bila Anda menggunakan track-pad, bukan mouse. Memang tak ada gading yang tak retak…
Tip
Theme tertentu menyediakan ruang iklan, biasanya di sidebar dan header (lihat gambar di bawah ini), seperti yang juga telah dibahas pada artikel sebelumnya.

Bagaimana cara menyisipkan iklan di tempat tersebut? Berikut ini caranya.
- Pasang dan aktifkan theme tersebut. Misalnya Anda akan menyisipkan iklan di sidebar yang sebelah dalam yang berukuran 160×600pixel (lihat gambar di atas). Untuk siapkan kode iklan, copy kode tersebut. (Cara meng-copy-nya, buka kode iklan Anda menggunakan Notepad, blok kode tersebut dan tekan Ctrl-C.) Selanjutnya masuklah ke admin WordPress dan klik pilihan [Editor] pada menu [Appearance].

- Setelah muncul layar penyuntingan, lihat pada daftar file program di sebelah kanan. Cari dan klik Sidebar. Pada layar penyuntingan terlihat kode program PHP untuk sidebar.

- Sekarang kita cari kode yang menayangkan ruang iklan di sidebar tersebut. Kita temukan kode yang diapit oleh <a dan /a>. Blok kode tersebut tersebut kemudian tekan Ctrl-V untuk mem-paste kode iklan yang sebelumnya ada di Notepad tersebut di atas.

- Kini kode iklan sudah dimasukkan ke dalam program sidebar.php. Klik [Update File]. Kini lihat situs Anda, atau tunggu sekitar 15 menit kalau Anda menggunakan kode iklan yang baru Anda buat dari pemasang iklan (Google atau Affiliate Anda). Kalau cara Anda benar, iklan Anda sudah akan terpampang.
Sekali lagi kami ingatkan bahwa cara ini hanya berlaku untuk software WordPress yang Anda instal di webserver, jadi bukan pada blog yang Anda buat di WordPress.com.
Tip
Anda perlu mengenali file-file theme. Untuk apa? Banyak manfaatnya walaupun sebenarnya Anda tinggal memakai saja theme tersebut. Manfaatnya antara lain bila Anda ingin mengganti gambar header/footer atau gambar di tempat lain, mengganti logo yang muncul di tab browser, menyisipkan iklan pada theme tertentu, dan lain-lain.
File-file themes terdiri atas program CSS, PHP, dan gambar. Semua file ini yang membentuk tampilan blog WordPress Anda. Tampilan WordPress pada dasarnya terdiri atas header (bagian atas), sidebar (bagian samping – bisa kiri dan kanan), bagian content (isi/artikel), dan footer (bagian bawah).
Layout secara umum dibentuk oleh file/program style.css. Header dibentuk oleh file header.php, sidebar oleh sidebar.php, dan footer oleh footer.php. Masih ada satu file lagi yaitu index.php yang merekatkan bagian isi (content) dengan header, sidebar, dan footer. Inilah file-file dasar yang mesti ada pada theme. Selebihnya adalah variasi atau tambahan seperti rsidebar.php misalnya yang merujuk untuk membentuk sidebar bagian kanan (right sidebar).
Coba lihat file theme Anda dengan memekarkan file theme yang sudah Anda download. Atau Anda juga bisa melihatnya di folder wp-content\themes\’nama-themes’; bisa di webserver atau di PC Anda bila Anda install WordPress di PC. Gunakan cPanel atau program FTP client bila Anda ingin melihatnya di webserver.
Anda juga bisa melihat dan bahkan menyunting file-file theme melalui menu [Appearance][Editor]. Penyuntingan ini akan dibahas pada artikel mendatang, yaitu saat pembahasan penyisipan iklan di dalam theme. Ikuti saja postingan kami mendatang.
Tip
Alternatif lain untuk menampilkan video dari YouTube.com adalah melalui alamat link-nya (URL) saja. Caranya:
- Mirip dengan menampilkan video seperti pada posting sebelum ini. Tetapi kali ini yang Anda copy-paste adalah URL videonya.

- Klik ikon ‘Add video’ di [Upload/Insert]. Di kolom isian ‘Video URL’ klik kanan dan pilih [Paste], ketikkan judul video dan klik [Insert into Post].

Tampilan hasilnya adalah berupa link video ke situs video asalnya. Dalam hal ini adalah ke situs YouTube.com yang menampilkan video tersebut.
Tip
Komentar Terbaru