Suatu saat Anda ingin menampilkan peta di website, misalnya saja Anda ingin menampilkan suatu lokasi. Caranya cukup mudah, ikuti langkah berikut.
- Buka Google Maps (maps.google.com) dan cari lokasi yang ingin Anda tampilkan. Ketikkan lokasi Anda di kolom [Search].
- Setelah lokasi yang Anda maksudkan tertampil, klik menu [Link] yang berada di sudut kanan atas peta. Dari situ muncul jendela yang berisi link dan kode HTML, klik [Customize and preview embedded map].

- Pada jendela pengaturan peta yang muncul kemudian, pilih ukuran peta yang Anda inginkan. Pilihannya [Small], [Medium], [Large], atau isikan ukuran peta – dengan satuan pixel – pada pilihan [Custom].

- Peta yang akan tertampil di website Anda terlihat di Preview. Pada Preview tersebut Anda dapat menggeser-geser peta agar lokasi tertampil sesusai dengan yang Anda kehendaki. Setelah Anda puas dengan ukuran dan tampilan petanya, copy-lah kode HTML yang berada di bawah Preview. (Caranya, klik kode tersebut sehingga terseleksi, klik-kanan, dan pilih [Copy].)

- Login-lah ke website WordPress Anda, dan pilih menu [Appearance][Widget]. Pilih widget Text dan paste kode HTML tadi. Isikan judul peta Anda pada kolom judul widget Text tersebut bila perlu. Klik [Save] untuk menyimpan kode tersebut pada widget Text.
- Kini lihat website Anda, peta sudah tertampil di sidebar. Bila Anda kurang puas dengan ukuran peta, editlah kode HTML pada widget Text tadi, yaitu ubah angka pada “height” (tinggi) dan “width” (lebar). Ubah-ubahlah hingga Anda menemukan ukuran yang pas dengan sidebar Anda. Klik [Save] setiap Anda melakukan pengubahan.
- Bila Anda ingin menyisipkan peta pada artikel Anda, bukan pada sidebar, sisipkan kode HTML di dalam artikel, tapi lebih dahulu Anda pilih mode edit [HTML].
Nah, tunjukkan lokasi pesta perkawinan, jalur bersepeda, atau tempat lainnya, dengan menampilkan peta seperti cara di atas. (Tutorial WordPress)
Tutorial
Dua artikel terakhir kami bahas soal Search Engine Optimation (SEO) – yaitu bagaimana cara agar blog Anda “lebih dikenali” oleh search engine. Pada artikel ini kita bahas lagi yang masih berkatian dengan SEO. Kali ini kita coba cara lain yaitu dengan install plugin yang dapat menghasilkan sitemap. Dengan menyajikan sitemap untuk blog atau website Anda, search engine akan lebih mudah mengindeks isi blog Anda.
Salah satu plugin yang cukup popular yang dapat menghasilkan sitemap adalah Google XML Sitemaps. Ketika artikel ini ditulis, plugin ini telah di-download sebanyak 898.625 kali dan tergolong plugin nomor 2 paling popular di WordPress.org.
Yang Anda lakukan tinggal download plugin Google XML Sitemaps ini lalu menginstalnya seperti plugin biasa. Setelah Anda instal dan aktifkan, maka akan muncul menu di [Settings] yaitu berupa pilihan [XML-Sitemap]. Silakan klik opsi ini, dan Anda akan masuk ke menu layar setting. Lihat pada bagian Status dan klik pada [Click here] – yaitu pada kalimat “Click here to build it the first time.” Anda tak perlu mengubah setting default kalau belum familiar ini plugin ini.

Sitemap Anda akan dibuat dan berada di http://www.situAnda.com/sitemap.xml/. Setiap kali Anda posting artikel, plugin ini akan memperbarui (update) sitemap Anda secara otomatis. Yang menarik, plugin ini juga melaporkan tambahan artikel di website Anda kepada search engine Google, MSN, dan Ask.com. Dengan sedikit setting, plugin ini juga akan melaporkan update situs Anda ke Yahoo.

Silakan mencobanya agar situs Anda lebih dikenal dan menuai lebih banyak pengunjung.
Reviews
All in One SEO Pack merupakan salah satu plugin SEO yang populer di WordPress. Seperti plugin SEO lainnya, All in One SEO Pack untuk meningkatkan pengenalan blog Anda oleh search engine. Dengan demikian diharapkan akan lebih banyak pengunjung yang datang ke blog Anda.
Setelah diinstal, opsi plugin ini akan Anda temui di menu [Settings].

Bila Anda klik opsi [All in One SEO] tersebut, Anda dihadapkan pada isian judul homepage blog Anda, deskripsi, dan keyword. Isilah [Home Title] dengan judul homepage blog Anda, [Home Description] dengan deskripsi mengenai homepage blog Anda, dan [Home Keywords] dengan keyword penting yang berkaitan isi blog Anda secara umum – di sini setiap kata Anda pisahkan dengan koma. Opsi lainnya dapat saja Anda biarkan seperti default-nya, Anda tak perlu mengubahnya. Setelah Anda selesai mengisi kolom tersebut di atas, jangan lupa klik [Update Options].

Selanjutnya setiap kali Anda memposting artikel, sebelum mengklik [Publish], gulung dulu layar Anda ke bawah. Di situ ada isian yang perlu Anda isi, yaitu meliputi judul posting Anda, deskripsi, dan keyword.

Silakan mencoba instal plugin ini. Tentu tidak serta merta pengunjung blog Anda akan meningkat pesat begitu Anda menginstalnya. Ini hanya salah cara agar blog Anda lebih “terlihat” oleh search engine seperti Google.com.
Reviews
Bagaimana agar blog Anda selalu di urutan atas ketika orang mengetikkan keyword di search engine seperti Google.com? Atau minimal blog Anda masuk ke dalam 10 daftar hasil pencarian ketika orang mencari keyword yang sesuai dengan isi blog Anda? Dengan demikian Anda mendapat peluang yang lebih besar untuk didatangi oleh lebih banyak pengunjung.
Cara pertama adalah dengan memilih theme yang mendukung SEO (search engine optimation). Theme semacam ini biasanya menyediakan isian untuk data META yaitu antara lain deskripsi mengenai situs Anda, keyword (kata-kata) yang berkaitan dengan isi blog Anda, dsb.
Salah satu contoh theme yang mendukung SEO adalah Inove, yang dipakai oleh blog sedang Anda hadapi ini. Pada opsi theme ini disediakan isian data meta. Melalui meta inilah search engine “lebih mengenali” blog atau website Anda.

Selain memanfaatkan theme yang mendukung SEO, cara lainnya adalah dengan memasang plugin SEO. Salah satu contohnya All in One SEO Pack. Plugin ini cukup populer. Silakan instal bila Anda ingin blog atau website WordPress Anda lebih dikenali oleh search engine sehingga lebih banyak pengunjung yang akan mendatangi situs Anda.
Tutorial
Komentar Terbaru