Archive

Posts Tagged ‘Plugin’

Agar Situs dapat Diakses dari Ponsel

October 27th, 2009

Jika Anda punya blog di WordPress.com, secara default blog Anda dapat diakses dari ponsel dan smartphone. Kalau tidak menginginkannya, Anda dapat mengubahnya di menu [Appearance][Extras] lalu hilangkan tanda centang (klik) pada opsi [Display a mobile theme when this blog is viewed with mobile browser], lalu klik [Update Extras]. Sehingga blog Anda tidak tidak dapat dilihat di ponsel.

 

Fitur penampilan situs pada layar peranti genggam tersebut dapat Anda terapkan di situs Anda sendiri yang menggunakan WordPress. Caranya hanya instal sebuah plugin. Salah satu plugin yang telah kami coba adalah WordPress Mobile Edition

 

Instalasi plugin sangat mudah. Yaitu, mekarkan plugin yang telah Anda download. Hasil ekstraksi akan teridiri atas file readme.txt, wp-mobile.php, dan folder carrington-mobile-1.0.2. Selanjutnya, gunakan program FTP untuk untuk menaruh file wp-mobile.php di bawah folder wp-content\plugins. Kemudian taruh pula folder carrington-mobile-1.0.2 (beserta isinya) di bawah folder wp-content\themes. Tahap terakhir, masuklah ke admin Wordpress Anda, dan aktifkan plugin tersebut.

 

Sekarang, situs Anda selain dapat ditampilkan browser di komputer, juga dapat ditayangkan di layar peranti genggam. Tetapi dari hasil percobaan kami, sidebar situs tidak ditampilkan di layar ponsel/smartphone. Apakah Anda punya pengalaman lain?

Tutorial

Menambah Form Kontak (Bagian 2)

September 12th, 2009

Pada artikel (posting) sebelumnya telah dijelaskan mengenai plugin Fast and Secure Contact Form dan instalasinya. Pada bagian ini dibahas beberapa opsi dari plagin tersebut.

 Untuk menuju ke opsi plugin ini, klik [SI Contact Form Options] pada menu [Plugins]. (Pilihan menu ini muncul setelah Anda instal plugin tersebut.)

 Tutorial WordPress Plugin Contact-Form-2a

Sebenarnya Anda tak perlu melakukan perubahan opsi-opsi dari defaultnya. Secara default plugin ini sudah bekerja dengan baik. Tapi kalau Anda ingin juga melakukan beberapa pengaturan, berikut dibahas beberapa opsi yang penting saja. 

Opsi yang mungkin ingin Anda ubah adalah [Form]. Di sini Anda dapat mengubah salam pembuka kepada pengunjung (Welcome introduction). “Comments or questions are welcome” misalnya dapat Anda ganti menjadi “Silakan Tulis Pesan Anda”.

Tutorial WordPress Plugin Contact-Form-2b

Isian E-mail biasanya sudah terisi. Tapi kalau Anda ingin menentukan alamat email lain untuk pengiriman komentar/pesan dari pengunjung Anda bisa menggantinya di kolom [E-mail To:].

Tutorial WordPress Plugin Contact-Form-2c

Opsi lainnya adalah CAPTCHA. Secara default opsi [Enable CAPTCHA (recommended)] sudah tercentang. Opsi ini untuk menampilkan sekuriti agar Anda tidak di-spam, karena terdapat kode yang ditampilkan secara grafis yang harus diketikkan pengirim komentar. Opsi kedua dari CAPTCHA adalah untuk menyembunyikannya untuk orang-orang tertentu yang Anda tentukan (klik menu drop-down di sampingnya).

Tutorial WordPress Plugin Contact-Form-2d

 

Opsi lainnya yang juga penting adalah [Redirect]. Anda dapat mengaktifkan opsi ini dengan memberi centang pada [Enable redirect after the message sends.] dan mengisikan alamat URL dari halaman yang akan ditampilkan setelah pengunjung mengirim komentar.

 Tutorial WordPress Plugin Contact-Form-2e

Untuk format tampilan kontak, beberapa di antaranya dapat diatur pada opsi [Style]. Pilihan [Enable border on contact form] bila Anda centang akan menampilkan border/garis tepi. Pilihan lainnya berkaitan dengan format teks. Defaultnya [text-align:left] yaitu teks rata kiri, Anda bisa mengubahnya di sini. Selain itu panjang kolom isian ([Input Text Field Size:]) dapat Anda ubah untuk menyesuaikan dengan desain halaman situs Anda; termasuk juga luasan area penulisan komentar/pesan ([Input Textarea Filed]). Untuk pilihan [Enable aria-required tags for screen readers.] dibiarkan kosong saja.

 Tutorial WordPress Plugin Contact-Form-2f

Setelah selesai semua opsi Anda atur, jangan lupa klik [Update Options]. (TUTORIAL WORDPRESS)

Tutorial

Menambah Form Kontak

September 5th, 2009

Anda dapat menambah form kontak di WordPress. Caranya hanya dengan instal pluginnya. Salah satu plugin yang lumayan bagus dan memiliki sekuriti sehingga Anda terhindar dari spam adalah Fast and Secure Contact Form.

Berikut ini tampilan form kontak dari plugin Fast and Secure Contact Form. Perhatikan, di bagian bawah ada sekuriti yang disebut CAPTCHA Code.

Tutorial WordPress Plugin Contact-Form -tampilan

Cara instalnya sangat mudah, seperti instal plugin biasa. Setelah instal, buatlah sebuah halaman baru (dari menu [Pages][Add New]). Tuliskan judul halaman baru ini misalnya dengan “Kontak” atau “Contact”. Pada bagian bodytext tuliskan [si_contact_form]. Setelah itu klik [Publish].

Tutorial_WordPress_Plugin_Contact-Form buat halaman

 Sekarang lihat halaman situs Anda, sekarang sudah ada menu/halaman Kontak atau Contact. Klik halaman tersebut, dan Anda akan melihat formnya.

Tutorial_WordPress_Plugin_Contact-Form menu kontak

Ada beberapa konfigurasi yang dapat Anda lakukan untuk form kontak Anda. Opsi-opsinya ada di menu [Plugins][SI Contact Form Options]. Anda dapat melaksanakan konfigurasi di situ. Mengenai opsi-opsi tersebut akan dibahas pada artikel mendatang. [TUTORIAL WORDPRESS]

 

Tutorial

Menampilkan AdSense Menggunakan Plugin Easy AdSense

August 22nd, 2009

Pada posting sebelumnya telah dibahas mengenai menampilkan iklan adsense di sidebar. Sebenarnya iklan dari Google itu bisa Anda tampilkan di seputar teks artikel atau posting Anda. Penyajian iklan di seputar artikel ini konon lebih efektif dibandingkan bila ditampilkan di sidebar. 

 

Untuk itu Anda tinggal memasang plugin yang dapat menampilkan adsense selain di sidebar. Salah satunya yang cukup populer adalah Easy AdSense. Download-lah dan instal plugin ini. Setelah itu Anda akan mendapati opsi bernama [Easy AdSense] pada menu [Settings].

 Tutoial WordPress 2.8 plugin-Adsense

Klik pilihan itu, dan Anda mendapatkan opsi-opsi yang cukup lengkap. Anda dapat menampilkan iklan di sekitar awal posting Anda (Lead-in AdSense Text), di pertengahan posting Anda (Mid-Post AdSense Text), akhir dari posting (Post Lead-out AdSense Text), atau di sidebar (AdSense Widget Text); di sidebar ini juga dapat ditampilkan adsense format unit link (AdSense Link-Units Text). Pada setiap opsi Anda memiliki kontrol penampilan seperti penampilan rata kiri, tengah, kanan, atau Anda tidak menampilkan bagian iklan tersebut. Posisinya tepatnya juga bisa diatur, misalnya iklan di bagian awal posting dapat ditampilkan sebelah atas atau bawah header atau tepat di atas posting Anda.

 Tutoial WordPress 2.8 plugin Adsense 2

Bila Anda menginginkan pada posting/artikel tertentu tidak perlu ada iklan, Anda bisa tidak menampilkannya. Caranya, berikan perintah <!–noadsense–> di mana saja di dalam teks. Atau dapat pula dengan menyisipkan Custom Field dengan key “adsense” dan memberikan value “no”.

 

Kontrol lainnya melalui Custom Field dengan key: adsense-top, adsense-middle, adsense-bottom, adsense-widget, adsense-search dan dengan value: left, right, center, no.

 

Pengaturan penampilan iklan memang cukup fleksibel. Yang perlu Anda ingat adalah peraturan Google, bahwa pada setiap halaman tidak boleh ditampilkan lebih dari tiga unit iklan dan tiga unit link. Dan tentu saja plugin ini bukan untuk blog Anda di WordPress.com. [TUTORIAL WORDPRESS]

Tutorial

Memasang Plugin Google Analytics

August 2nd, 2009
TUTORIAL WORDPRESS. Untuk menyisipkan kode/skrip Google Analytics ke dalam WordPress, Anda dapat menggunakan plugin, antara lain WP Google Analytics. Temukan plugin WP Google Analytics di situs plugin WordPress, atau langsung download di situsnya, Xavisys.
 
Setelah plugin Anda instal dan aktifkan, maka akan ada pilihan [Google Analytics] pada menu [Settings]. Klik pilihan tersebut. 

Tutorial WordPress Plugin GoogleAnalytics-1

Sisipkan (paste) skrip Google Analytics pada area yang disediakan.

 

Tutorial WordPress Plugin GoogleAnalytics-2

Di bagian bawah area skrip tersebut, terdapat beberapa opsi. Ada baiknya Anda klik (centang) ketiga opsi pada [Additional items to log:]. Juga centang [Do not log anaything in the admin are] pada opsi [Visits to ignore:]. Yang terakhir ini untuk mengabaikan – tidak termasuk dalam hitungan sebagai pengunjung – apabila Anda login area admin di situs WordPress Anda. Terakhir jangan lupa klik [Update Options].

 

Tutorial WordPress Plugin GoogleAnalytics-3

 Setelah 24 jam kemudian, Anda dapat login ke Google Analytics untuk melihat, berapa banyak pengunjung yang telah mengunjungi situs Anda. Termasuk data-data lainnya dapat Anda lihat di situ. Dengan demikian Anda dapat mengetahui karakteristik pengunjung dan bagian mana saja yang mereka sukai. Selanjutnya dengan data itu Anda dapat meningkatkan jumlah pengunjung situs web Anda.

Tutorial