Archive

Posts Tagged ‘Plugin’

Memanfaatkan Google Analytics

July 23rd, 2009 No comments

Selain memasang plugin statistik, untuk mendapatkan data kunjungan ke situs web, Anda dapat menggunakan fasilitas gratis dari Google Analytics. Bila situs Anda juga dibangun menggunakan WordPress, Anda dapat memanfaatkan fasilitas Google ini. Berbagai data bisa Anda peroleh dari Google Analytics, seperti jumlah kunjungan hari ini, seminggu, sebulan, atau setahun belakangan. Juga, Anda akan menemui berapa lama mereka berkunjung, berapa halaman yang dikunjungi, berapa jumlah kunjungan baru, dan termasuk tingkat bouncing dari situs web Anda.

Bila Anda berminat, yang harus Anda lakukan secara umum sebagai berikut. Anda sign-up di Google Analytics, atau kalau Anda sudah punya account di Google, Anda tinggal login saja. Anda memasukkan alamat website Anda yang akan dianalisa. Lalu Anda mendapatkan kode dari Google yang harus Anda pasang di website Anda. Kalau Anda menggunakan software WordPress, di mana Anda harus menyisipkan kode tersebut?

Anda dapat menggunakan plugin yang ditujukan untuk menyisipkan kode Google Analytics tadi ke website WordPress Anda. Salah satu plugin untuk ini adalah WP Google Analytics 1.2.3. Setelah Anda mengisikan kode dari Google  Analytics melalui plugin tersebut, pekerjaan Anda sudah selesai.

Tunggu sampai 24 jam berikutnya, Anda baru bisa melihat data dari website Anda di Google Analytics setiap saat.

Pada posting berikutnya akan dibahas lebih detil mengenai sign-up dan cara mendapatkan kode di Google Analytics. Juga cara menyisipkan kode tersebut di website WordPress Anda.

Categories: Tutorial

Lindungi Blog dengan Akismet

May 8th, 2009 1 comment

Bila Anda instal sendiri software WordPress untuk website Anda, ada baiknya Anda memasang plugin antispam. Biasanya serangan spam melalui komentar dan pingbacks.

Salah satu plugin antispam adalah Akismet. Anda tak perlu download lagi kalau menggunakan plugin ini, yang Anda lakukan hanya dengan mengaktifkannya. Karena plugin ini buatan “awak” WordPress, maka Anda akan dimintai API key saat pengaktifannya. Key ini akan Anda dapatkan bila Anda memiliki blog di WordPress.com.

Dapatkan API key dengan login ke blog Anda di WordPress.com. Klik [Your Profile] pada menu [Users], setelah terbuka, di bagian atas Anda akan mendapati API key tersebut. Catatlah API key tersebut (atau Anda dapat meng-copy-nya dengan membloknya dan menekan Ctrl-C).

Sekarang loginlah ke blog di webserver Anda. Klik pilihan [Installed] pada menu [Plugins]. Cari Akismet pada kelompok Inactive Plugins. Lihat ke sebelah kanan di bawah Action, klik [Activate]. Anda akan dimintai API key. Ketikkan API key Anda pada isian tersebut, atau tekan Ctrl-V bila sebelumnya Anda telah meng-copy-nya.

Setelah plugin aktif, maka akan muncul opsi [Akismet Stats] pada menu [Dashboard]. Di sini Anda akan mendapatkan laporan, berapa spam – bila ada – yang telah ditangkapnya.

Selamat mencoba tutorial kali ini!

Categories: Reviews

Bila Plugin Anda Bermasalah

April 30th, 2009 No comments

Ada kalanya plugin yang telah Anda instal bermasalah. Anda ingin misalnya menghapus saja plugin tersebut. Tentu saja Anda dapat melakukannya dengan login ke admin dan klik [Installed] pada menu [Plugins]. Seleksi plugin yang bermasalah, dan pilih [Delete].

Tetapi bisa jadi Anda tidak dapat menghapusnya dari menu admin tersebut. Karena plugin tersebut mengacaukan WordPress Anda, Anda tak dapat masuk ke menu [Plugins]. Maka seperti disarankan oleh WordPress, Anda dapat menghapusnya dari “luar”.

Caranya, masuk ke sistem file di server web Anda, yaitu melalui cPanel (atau program sejenis lainnya yang dipakai oleh server web Anda) dan pilih File Manager (atau sejenisnya). Masuklah ke folder tempat WordPress diinstal – bisa di dalam folder tersendiri atau langsung di bawah folder public_html. (Pada gambar di bawah ini WordPress diinstal di bawah folder “blog”.)

Tutorial WordPress 3

Cari plugin yang bermasalah di bawah folder wp-content\plugins. Hapus saja secara manual folder dari plugin yang bermasalah tersebut (yaitu yang di bawah folder wp-content\plugins). Secara otomatis, WordPress akan menonaktifkannya.

Tutorial WordPress 5

Categories: Tutorial

All in One SEO Pack

April 16th, 2009 No comments

All in One SEO Pack merupakan salah satu plugin SEO yang populer di WordPress. Seperti plugin SEO lainnya, All in One SEO Pack untuk meningkatkan pengenalan blog Anda oleh search engine. Dengan demikian diharapkan akan lebih banyak pengunjung yang datang ke blog Anda.

Setelah diinstal, opsi plugin ini akan Anda temui di menu [Settings].

Tampil di menu

Bila Anda klik opsi [All in One SEO] tersebut, Anda dihadapkan pada isian judul homepage blog Anda, deskripsi, dan keyword. Isilah [Home Title] dengan judul homepage blog Anda, [Home Description] dengan deskripsi mengenai homepage blog Anda, dan [Home Keywords] dengan keyword penting yang berkaitan isi blog Anda secara umum – di sini setiap kata Anda pisahkan dengan koma. Opsi lainnya dapat saja Anda biarkan seperti default-nya, Anda tak perlu mengubahnya. Setelah Anda selesai mengisi kolom tersebut di atas, jangan lupa klik [Update Options].

 Judul deskripsi keyword

Selanjutnya setiap kali Anda memposting artikel, sebelum mengklik [Publish], gulung dulu layar Anda ke bawah. Di situ ada isian yang perlu Anda isi, yaitu meliputi judul posting Anda, deskripsi, dan keyword.

Isian posting

Silakan mencoba instal plugin ini. Tentu tidak serta merta pengunjung blog Anda akan meningkat pesat begitu Anda menginstalnya. Ini hanya salah cara agar blog Anda lebih “terlihat” oleh search engine seperti Google.com.

Categories: Reviews

Memasang Iklan Selain di Sidebar

April 6th, 2009 2 comments

Memasang iklan di sidebar bisa melalui widged Text seperti yang dijelaskan sebelumnya. Baca kembali artikel Memasang Iklan di WordPresss. Lalu kalau memasang iklan selain di sidebar (katakanlah di bagian header atau di antara artikel) bagaimana? Sebab, widget Text kan hanya bisa dipasang pada sidebar.

Memang ada cara untuk memasang iklan selain di sidebar. Ada dua cara malahan. Pertama menggunakan plugin semacam Easy Adsenser yang dapat menempatkan kode Adsense di dalam artikel. Bahkan ada plugin yang bisa menempatkan kode Adsense di bawah gambar di dalam artikel Anda, seperti Adsense Under Image.

Cara kedua adalah menggunakan theme tertentu yang menyediakan ruang iklan. Theme semacam ini tidak hanya menyediakan ruang iklan di sidebar tetapi juga di header. Contohnya theme seperti gambar di bawah ini. (Anda bisa melihat penerapannya di WordPress.FreeTutorial.web.id.)

Ruang iklan

Pada theme di atas, sudah disediakan ruang iklan berukuran 468×60 pixel di header, 160x600pixel memanjang ke bawah di sidebar, dan ukuran 300×250 pixel di sidebar sebelah kanan. Anda dapat menampilkan iklan pada ruang-ruang yang disediakan itu. Bagaimana caranya, ikuti artikel kami selanjutnya.

Categories: Komersial

Memasang Plugin Statistik Milik WordPress

March 30th, 2009 1 comment

Bila Anda telah menikmati dan menyukai aplikasi statistik di blog WordPress.com – untuk memantau pengunjung blog Anda – Anda bisa memakainya untuk website Anda sendiri. Aplikasi ini cukup simpel dan mudah dipahami.

Bagaimana cara menginstalnya? Caranya mirip menginstal plugin biasa untuk tahap awal. Tetapi setelah aktivasi, Anda diminta untuk mengisi “WordPress.com API key” yang bisa didapat bila Anda telah memiliki blog di WordPress.com. Jadi kalau Anda belum punya blog di sini, Anda tidak bisa memakai aplikasi statistik WordPress ini.

Berikut tahapan detilnya.

Loginlah ke blog/website yang akan Anda pasangi plugin WP-Stat-Dashboard tersebut. Masuklah ke menu [Plugins] dan klik [Add New]. Lihatlah pada bagian [Popular tags]. Pilih tag [statistics]. Pada daftar plugin yang muncul kemudian, pilih plugin WP-Stats-Dashboard.

Selanjutnya installah plugin ini seperti cara instal plugin biasa. Setelah Anda aktifkan Anda akan diminta untuk memasukkan “WordPress.com API key”.

API key terdapat di blog Anda di WordPress.com. Loginlah ke admin di blog Anda di WordPress.com (ya Anda harus punya blog di sini!). Pada menu [Users] klik [Your Profile]. Pada layar Profile ini lihat pada bagian atas, di situ ada kode “WordPress.com Api key” Anda.

Sekarang kembali ke website/blog Anda yang tadi minta kode API key.  Masukkan API key tersebut maka, WP-Stats-Dashboard dapat Anda akses setiap saat di bawah menu [Dashboard], yaitu opsi [Blog Stat].

Di jendela Blog Stat itu di sudut kanan atas terdapat menu dropdown, di sini Anda dapat beralih dan melihat data statistik untuk blog Anda di WordPress.com. Sebaliknya, bila Anda berada blog Anda di WordPress.com Anda dapat pula beralih dan melihat data statistik pengunjung di situs blog lain yang Anda pasangi WP-Stats-Dasboard.

beralih data

Categories: Tutorial

WP-ShortStat Mencatat Pengunjung

February 4th, 2009 6 comments

Bila Anda membutuhkan software statistik untuk memantau pengunjung blog WordPress Anda, plugin WP-ShortStat merupakan salah satu pilihan. Instalasinya mudah, dan tidak diperlukan konfigurasi lagi. Setelah instal Anda tinggal menggunakannya.

Download WP-ShortStat  di direktori plugin WordPress. Dan installah plugin ini (caranya seperti yang pernah dijelaskan pada rubrik Tutorial di blog ini).

Setelah diinstal dan diaktifkan, WP-ShortStat dapat diakses setiap saat lewat Dashboard.

Di dashboard

Secara umum, WP-ShortStat menampilkan data jumlah pengunjung seminggu terakhir termasuk total sejak Anda instal plugin ini. Selain itu Anda juga akan mendapati data, halaman mana saja yang diakses oleh pengunjung termasuk jumlah hit-nya. Yang menarik adalah data mengenai situs mana saja yang mereferensikan pengunjung sehingga menemukan website blog Anda. Bahkan WP-ShorStat menampilkan keyword yang digunakan oleh pengunjung pada mesin pencari sehingga menemukan website Anda. Bila keyword ini Anda klik, Anda akan dibawa ke halaman hasil pencarian, di situ Anda dapat mengetahui, di urutan nomor berapa website Anda terdaftar pada mesin pencari dengan keyword tersebut.

Berikut selengkapnya data-data yang ditampilkan oleh WP-ShortStat:

  • Last week. Di sini ditampilkan data jumlah pengunjung (unique), hits, serta RSS. Data ini ditampilkan dalam satu minggu terakhir.
  • Last Resources. Di sini terdapat data, halaman mana saja yang diakses oleh pengunjung dan pada jam berapa. Anda dapat klik data itu untuk mengetahui halaman yang diakses pengunjung.

Last resource

  • Last Keywords. Ini bagian yang menarik. Anda dapat mengetahui keyword apa yang dimasukkan oleh pemakai pada mesin pencari (seperti google.com) sehingga menemukan website blog Anda. Anda dapat klik keyword dan Anda akan disajikan daftar hasil pencarian dengan keyword tersebut. Di sini Anda dapat mengetahui di nomor berapa website blog Anda ditampilkan pada hasil pencarian.

Last keyword

  • Last Referers, di sini terdapat daftar situs yang mereferensikan pengunjung sehingga mengakses blog Anda. Data ini juga dapat Anda klik sehingga Anda mengetahui halaman yang dijadikan referensi pengunjung sebelum menggunjungi blog Anda.

Pemberi referensi

  • Keywords, di sini ditampilkan keywords yang dimasukkan oleh pemakai pada mesin pencari sehingga menemukan website blog Anda. Juga ditampilkan berapa jumlah keyword yang sama.

Daftar keyword

  • Resources, di sini Anda akan menemukan data hits untuk halaman yang diakses oleh pengunjung. Jumlah hit diurutkan mulai dari yang terbesar.
  • Domains, di sini ditampilkan jumlah hit untuk domain yang mereferensikan blog Anda. Misalnya, berapa total hit yang berasal dari google.com, atau dari situs-situs yang mempunyai link ke website blog Anda.
  • Browsers, di sini ditampilkan persentase jenis browser yang digunakan oleh pengunjung Anda.

Browser pengunjung

  • Platforms, di sini ditampilkan persentase platform yang digunakan oleh pengunjung, misalnya Widows XP sekian persen, Ubuntu sekian persen, dll.

Platform pengunjung

Categories: Reviews