Anda perlu mengenali file-file theme. Untuk apa? Banyak manfaatnya walaupun sebenarnya Anda tinggal memakai saja theme tersebut. Manfaatnya antara lain bila Anda ingin mengganti gambar header/footer atau gambar di tempat lain, mengganti logo yang muncul di tab browser, menyisipkan iklan pada theme tertentu, dan lain-lain.
File-file themes terdiri atas program CSS, PHP, dan gambar. Semua file ini yang membentuk tampilan blog WordPress Anda. Tampilan WordPress pada dasarnya terdiri atas header (bagian atas), sidebar (bagian samping – bisa kiri dan kanan), bagian content (isi/artikel), dan footer (bagian bawah).
Layout secara umum dibentuk oleh file/program style.css. Header dibentuk oleh file header.php, sidebar oleh sidebar.php, dan footer oleh footer.php. Masih ada satu file lagi yaitu index.php yang merekatkan bagian isi (content) dengan header, sidebar, dan footer. Inilah file-file dasar yang mesti ada pada theme. Selebihnya adalah variasi atau tambahan seperti rsidebar.php misalnya yang merujuk untuk membentuk sidebar bagian kanan (right sidebar).
Coba lihat file theme Anda dengan memekarkan file theme yang sudah Anda download. Atau Anda juga bisa melihatnya di folder wp-content\themes\’nama-themes’; bisa di webserver atau di PC Anda bila Anda install WordPress di PC. Gunakan cPanel atau program FTP client bila Anda ingin melihatnya di webserver.
Anda juga bisa melihat dan bahkan menyunting file-file theme melalui menu [Appearance][Editor]. Penyuntingan ini akan dibahas pada artikel mendatang, yaitu saat pembahasan penyisipan iklan di dalam theme. Ikuti saja postingan kami mendatang.
Sebelumnya pernah dibahas cara menampilkan gambar di sidebar. Tetapi cara yang dikemukakan sebelumnya terlalu rumit. Berikut cara sederhananya.
- Siapkan gambar yang akan ditampilkan di sidebar. Upload gambar ini ke Library (caranya lihat lagi artikel “Mengunggah Gambar ke Library“).
- Cari tahu URL gambar ini (baca lagi artikel “Mengetahui URL Gambar“).
- Sekarang klik pilihan [Widgets] pada menu [Appearance]. Klik [Add] pada widget Text. Klik [Save Changes] dan klik [Edit] pada widget Text ini.
- Isikan pada bagian bodytext kode ini (jangan menekan Enter ketika menulis kode ini dari <a sampai dengan a>): <a href=”http://www.ABC.com/”><img src=”http://www.DEF.com/gambar.jpg” width=”144″ height=”56″ /></a>

- Gantilah http://www.ABC.com/ dengan alamat URL (link) tujuan (bila gambar nantinya diklik maka akan menuju ke alamat ini). Ganti pula http://www.DEF.com/gambar.jpg dengan URL dari gambar yang Anda akan tampilkan. Ganti angka pada width dan height sesuai dengan lebar dan tinggi gambar (dalam satuan pixel). Setelah mengetikkan kode klik [Done] dan [Save Changes].
- Bila Anda hanya ingin menampilkan gambar dan tidak ada link untuk gambar tersebut, maka hapuslah href=”http://www.ABC.com/” sehingga kodenya menjadi: <a><img src=”http://www.DEF.com/gambar.jpg” width=”144″ height=”56″ /></a>
Selamat mencoba.
Kolom di sebelah kanan dan/atau dan di sebelah kiri, dari kolom yang berisi artikel di tampilan blog WordPress Anda, adalah sidebar. Seringkali Anda perlu mengetahui ukuran sidebar di blog Anda. Ini bermanfaat bila Anda ingin menempatkan gambar atau iklan pada sidebar tersebut. Jangan sampai ukuran gambar atau foto yang akan Anda tempatkan terlalu besar, sehingga tidak mencukupi atau penampilannya kurang bagus.
Biasanya lebar sidebar dinyatakan dengan pixel. Untuk mengetahui berapa pixel ukuran sidebar Anda, cobalah ukur sisi segi-empat di bawah ini. Gambar di bawah ini berukuran 100×100 pixel. Misalnya setelah Anda ukur menggunakan penggaris, panjang sisi kotak di bawah ini adalah z cm. Sekarang ukur lebar sidebar di blog Anda, misalnya sama dengan y cm. Maka ukuran sidebar Anda adalah y/z*100 pixel.

Perhitungan di atas hanya berlaku untuk layar monitor yang sedang Anda pakai dengan resolusi yang sedang berlaku. Bila Anda mengubah resolusi tampilan layar Anda, maka panjang 100 pixel – dalam satuan cm – akan berubah pula. Demikian juga bila Anda berganti ke monitor yang lebarnya berbeda.
Yang Baru Komentar