Memasang Theme pada WordPress 3.0
Memasang theme pada WordPress 3.0 sedikit berbeda dibandingkan pada versi sebelumnya. Berikut ini caranya.
- Klik pilihan [Themes] pada menu Appearance.
Memasang theme pada WordPress 3.0 sedikit berbeda dibandingkan pada versi sebelumnya. Berikut ini caranya.
Membuat theme WordPress kurang dari 5 menit? Betulkah?
Ya, Anda dapat membuat theme secepat itu. Anda tak perlu memiliki pengetahuan programming, siapa pun dapat membuatnya. Ini berkat software Artisteer. Shareware ini bisa Anda download di situsnya. Kalau Anda belum mau membeli, bisa menginstal versi trial-nya. Dengan versi trial ini Anda sudah bisa menciptakan banyak theme, tidak hanya untuk WordPress, tetapi juga Joomla, Blogger, Drupal, dan lain-lain.
Kadang kala Anda perlu mendesain header untuk theme yang Anda pakai. Selain karena theme yang Anda pakai memberikan opsi untuk itu, Anda ingin desain header mencerminkan konten Anda. Misalnya website Anda mengenai tanaman hias, header Anda hiasi dengan gambar-gambar bunga.
Bagaimana agar blog Anda selalu di urutan atas ketika orang mengetikkan keyword di search engine seperti Google.com? Atau minimal blog Anda masuk ke dalam 10 daftar hasil pencarian ketika orang mencari keyword yang sesuai dengan isi blog Anda? Dengan demikian Anda mendapat peluang yang lebih besar untuk didatangi oleh lebih banyak pengunjung.
Cara pertama adalah dengan memilih theme yang mendukung SEO (search engine optimation). Theme semacam ini biasanya menyediakan isian untuk data META yaitu antara lain deskripsi mengenai situs Anda, keyword (kata-kata) yang berkaitan dengan isi blog Anda, dsb.
Salah satu contoh theme yang mendukung SEO adalah Inove, yang dipakai oleh blog sedang Anda hadapi ini. Pada opsi theme ini disediakan isian data meta. Melalui meta inilah search engine “lebih mengenali” blog atau website Anda.

Selain memanfaatkan theme yang mendukung SEO, cara lainnya adalah dengan memasang plugin SEO. Salah satu contohnya All in One SEO Pack. Plugin ini cukup populer. Silakan instal bila Anda ingin blog atau website WordPress Anda lebih dikenali oleh search engine sehingga lebih banyak pengunjung yang akan mendatangi situs Anda.
Theme tertentu menyediakan ruang iklan, biasanya di sidebar dan header (lihat gambar di bawah ini), seperti yang juga telah dibahas pada artikel sebelumnya.

Bagaimana cara menyisipkan iklan di tempat tersebut? Berikut ini caranya.



Sekali lagi kami ingatkan bahwa cara ini hanya berlaku untuk software WordPress yang Anda instal di webserver, jadi bukan pada blog yang Anda buat di WordPress.com.
Memasang iklan di sidebar bisa melalui widged Text seperti yang dijelaskan sebelumnya. Baca kembali artikel Memasang Iklan di WordPresss. Lalu kalau memasang iklan selain di sidebar (katakanlah di bagian header atau di antara artikel) bagaimana? Sebab, widget Text kan hanya bisa dipasang pada sidebar.
Memang ada cara untuk memasang iklan selain di sidebar. Ada dua cara malahan. Pertama menggunakan plugin semacam Easy Adsenser yang dapat menempatkan kode Adsense di dalam artikel. Bahkan ada plugin yang bisa menempatkan kode Adsense di bawah gambar di dalam artikel Anda, seperti Adsense Under Image.
Cara kedua adalah menggunakan theme tertentu yang menyediakan ruang iklan. Theme semacam ini tidak hanya menyediakan ruang iklan di sidebar tetapi juga di header. Contohnya theme seperti gambar di bawah ini. (Anda bisa melihat penerapannya di WordPress.FreeTutorial.web.id.)

Pada theme di atas, sudah disediakan ruang iklan berukuran 468×60 pixel di header, 160x600pixel memanjang ke bawah di sidebar, dan ukuran 300×250 pixel di sidebar sebelah kanan. Anda dapat menampilkan iklan pada ruang-ruang yang disediakan itu. Bagaimana caranya, ikuti artikel kami selanjutnya.
Anda perlu mengenali file-file theme. Untuk apa? Banyak manfaatnya walaupun sebenarnya Anda tinggal memakai saja theme tersebut. Manfaatnya antara lain bila Anda ingin mengganti gambar header/footer atau gambar di tempat lain, mengganti logo yang muncul di tab browser, menyisipkan iklan pada theme tertentu, dan lain-lain.
File-file themes terdiri atas program CSS, PHP, dan gambar. Semua file ini yang membentuk tampilan blog WordPress Anda. Tampilan WordPress pada dasarnya terdiri atas header (bagian atas), sidebar (bagian samping – bisa kiri dan kanan), bagian content (isi/artikel), dan footer (bagian bawah).
Layout secara umum dibentuk oleh file/program style.css. Header dibentuk oleh file header.php, sidebar oleh sidebar.php, dan footer oleh footer.php. Masih ada satu file lagi yaitu index.php yang merekatkan bagian isi (content) dengan header, sidebar, dan footer. Inilah file-file dasar yang mesti ada pada theme. Selebihnya adalah variasi atau tambahan seperti rsidebar.php misalnya yang merujuk untuk membentuk sidebar bagian kanan (right sidebar).
Coba lihat file theme Anda dengan memekarkan file theme yang sudah Anda download. Atau Anda juga bisa melihatnya di folder wp-content\themes\’nama-themes’; bisa di webserver atau di PC Anda bila Anda install WordPress di PC. Gunakan cPanel atau program FTP client bila Anda ingin melihatnya di webserver.
Anda juga bisa melihat dan bahkan menyunting file-file theme melalui menu [Appearance][Editor]. Penyuntingan ini akan dibahas pada artikel mendatang, yaitu saat pembahasan penyisipan iklan di dalam theme. Ikuti saja postingan kami mendatang.
Yang Baru Komentar