Anda ingin menampilkan jam di blog WordPress Anda? Caranya cukup mudah karena WorldTimeServer.com telah menyediakan tampilan jam yang siap Anda pindahkan ke blog Anda. Untuk itu ikuti tutorial berikut ini.
-
Kunjungi WorldTimeServer.com dan masuklah ke halaman Clock Gallery.
-
Pada halaman tersebut Anda akan menemui dua tampilan jam (clock) analog yang akan Anda tampilkan di blog Anda, yaitu clock 12-jam dan, yang kurang umum, 24-jam.

-
Klik [for a 12 hour analog clock, click here] misalnya Anda memilih clock yang 12-jam.
-
Berikutnya akan ditampilkan pengaturan clock yang telah Anda pilih. Anda dapat memilih warna clock analog Anda sesuai selera dan warna theme blog Anda. Terdapat 24 warna yang tinggal Anda pilih. Kalau merasa belum cocok dengan pilihan warna yang ada, Anda dapat mengisikan kode warna yang Anda ingini pada isian [Custom Hex].

-
Selanjutnya, pada pilihan [Size] tentukan ukuran clock, default-nya 200 pixel. Pada isian [Location], misalnya Anda memilih Indonesia – (Western), maka[City Name] otomatis akan terisi “Jakarta”. Dan terakhir klik tombol [Update HTML Code].

-
Copy-lah kode pada [Option 1: Object HTML Code].
-
Login-lah ke admin WordPress Anda.
-
Klik [Widgets] pada menu [Appearance]. Pilihlah widget Text, masukkan (paste) kode yang sebelumnya telah di-copy. Setelah itu klik [Save]. Sekarang lihat halaman muka blog Anda, dan jam telah terpampang. [TUTORIAL WORDPRESS]
Tutorial
Pada tanggal 10 Juni 2009, WordPress versi 2.8 dirilis. Ini merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya yaitu 2.7.1. Versi baru ini juga diembel-embeli dengan nama “Baker” untuk memberi penghargaan kepada peniup trompet dan vokalis jazz, Chet Baker.
Apa yang baru pada versi 2.8? Inilah beberapa yang penting di antaranya:
- Interface pengelolaan widget yang baru, yaitu drag and drop. Untuk menampilkan dan menonaktifkan widget, Anda tinggal klik-dan-seret.
- Dalam kaitan dengan widget, WordPress juga menyajikan “widget API” yang baru, untuk pengembangan widget bagi para developer.
- Editor theme dan plugin kini disempurnakan dengan syntax highlighting dan function lookup sehingga mempermudah penyuntingan.
- Dari layar admin, Anda dapat browsing dan memilih theme untuk kemudian menginstalnya. Pada saat browsing Anda dapat menentukan persyaratan, misalnya mencari theme yang dua kolom dengan warna misalnya kehijauan, dsb.
- Anda dapat mengatur dashboard widget sampai empat kolom.
- Anda dapat mengatur jumlah item yang ditampilkan pada halaman menajemen, yaitu di Screen Options.
- Mendukung IIS 7.0 URL Rewrite Module.
- Sekarang loading ke halaman admin lebih cepat.
Itulah beberapa penyempurnaan pada versi 2.8 dari WordPress versi 2.7.1. Untuk situs Anda sendiri, WordPress 2.8 sudah bias di-download di http://wordpress.org/download. Proses instalasi tidak berbeda dengan versi sebelumnya.
Info
Bila website atau blog yang Anda buat menggunakan WordPress sudah banyak pengunjungnya, tak ada ruginya bila Anda menampilkan iklan. Tentu saja blog Anda justru akan menghasilkan uang.
Tetapi ingat, Anda tak bisa memasang iklan Anda di blog WordPress.com. Tutorial ini hanya untuk Anda yang punya web hosting sendiri.
Jenis iklan yang bisa Anda coba antara lain adalah Google Adsense. Anda tinggal sign-up di Google Adsense dan kemudian me-generate kode iklannya. Pendaftaran tidak dipungut biaya, dan bila ada pengunjung blog Anda yang mengklik iklan tersebut, Anda mendapatkan penghasilan.
Sekali lagi, yang Anda lakukan di Google Adsense itu adalah membuat kode iklan. Lalu kode iklan ini (berupa skrip) Anda salin (copy). Selanjutnya Anda login ke blog WordPress Anda. Klik opsi [Widgets] di menu [Appearance]. Pilih widget Text. Masukkan (paste) kode Adsense tadi. Jangan lupa klik [Save Changes] kalau sudah selesai.
Tunggu 10 sampai 15 menit dan lihat blog Anda. Kalau cara Anda benar, di sidebar Anda sudah ada iklan Adsense dari Google. Silakan pantau iklan Anda setiap saat melalui account Adsense, apakah sudah menghasilkan atau belum.
Selamat beriklan!
Komersial
Seperti juga widget, plugin menambah fungsi blog WordPress. Sebagian plugin juga dihadirkan dalam bentuk widget. Salah satu contoh plugin WordPress adalah Visitor Counter, yaitu penghitung pengunjung blog WordPress. Plugin ini ditampilkan di sidebar melalui widget. Contoh plugin lainnya adalah download manager, yakni menambah fungsi untuk download file pada blog WordPress.
Tersedia banyak plugin dengan berbagai fungsi yang dapat Anda download, yaitu salah satunya di website plugin WordPress. Hanya saja plugin ini tidak dapat dipasang pada blog Anda di WordPress.com, tetapi hanya dapat dipasang di blog yang Anda bangun sendiri (yang menggunakan program dari WordPress.org).
Pada WordPress 2.7 instal plugin lebih mudah karena disediakan menu instalasi. Di sini Anda juga dapat memilih plugin yang dikategorikan ke dalam tag sesuai dengan fungsionalitasnya. Berikut cara instal plugin yang telah Anda download terlebih dahulu ke PC Anda.
- Setelah Anda download plugin, masuklah ke dashboard WordPress dan klik [Add New] pada menu [Plugins].

- Klik [Browse] dan arahkan ke plugin yang telah Anda download. Lalu klik [Install Now].

- Pada tampilan yang muncul kemudian klik [Activate Plugin].

- Kini plugin Anda telah terpasang dan aktif. Pada contoh di bawah ini antara lain plugin Visitor Counter yang baru dipasang dan aktif.

- Berikutnya adalah mengkonfigurasikan plugin tersebut. Setiap plugin memiliki cara konfigurasi yang berbeda-beda. Untuk itu selalu baca cara instal yang diberikan oleh pembuatnya. Pada contoh berikutnya ini adalah instalasi plugin Visitor Counter yang berupa widget. Klik [Widgets] pada menu [Appearance].

- Plugin Visitor Counter telah terdaftar di Available Widgets. Klik [Add] pada [Visitor Counter].

- Selanjutnya prosedurnya sama dengan instal widget.
Tutorial
Pernik yang terdapat di sidebar (kolom di bagian kanan atau kiri tampilan blog Anda) pada umumnya merupakan widget. Mulai dari kategori (Categories), arsip (Archive), kolom pencarian (Search), tag, dan lain-lain adalah widget. WordPress memiliki banyak widget dapat Anda pilih untuk Anda tampilkan.
Widget menambah fungsi tertentu pada website. Berikut tutorial menampilkan widget Links pada halaman website. (Widget Links menampilkan tautan (link) ke website lainnya.)
- Klik [Widgets] pada [Appearance].

- Pada [Available Widgets] klik [Add] pada widget Links.

- Kini widget Links berpindah ke sebelah kanan (Current Widgets). Klik [Save Changes] dan kemudian klik [Edit] pada widget tersebut. Ternyata widget ini tidak punya opsi. Klik [Remove] bila Anda tidak memerlukan widget ini. Klik [Save Changes] setiap Anda selesai melaksanakan perubahan.

- Contoh lain pengelolaan widget misalnya Text. Anda dapat membubuhkan teks pada sidebar melalui widget ini. Klik [Add] pada widget ini. Klik [Save Changes] lalu klik [Edit]. Ketikkan judul di kolom judul dan ketikkan teks di bawahnya. Setelah selesai klik [Done] dan [Save Changes].

- Berikut contoh tampilan widget Text di sidebar di halaman blog.

Tutorial
Komentar Terbaru